
Sebuah drone pengintai Rusia Orlan-10 jatuh di wilayah Turki dan ditemukan di dekat kota Izmit, sekitar 50 kilometer dari Istanbul. Insiden tersebut dilaporkan oleh kanal Clash Report.
Berdasarkan lokasi jatuhnya, analisis awal menunjukkan bahwa drone tersebut kemungkinan diluncurkan dari Krimea, yang saat ini diduduki oleh Rusia. Diperkirakan pesawat itu digunakan dalam misi pengintaian di atas Laut Hitam, dengan fungsi meneruskan sinyal untuk mengidentifikasi potensi ancaman di kawasan tersebut.
Menurut sumber terbuka, tugas utama Orlan-10 diduga adalah mendeteksi drone laut Ukraina, yang menjadi sasaran berulang dalam operasi pengawasan Rusia di teater Laut Hitam. Meski demikian, otoritas dan analis tidak mengesampingkan kemungkinan adanya kaitan dengan insiden baru-baru ini yang melibatkan pencegatan sebuah drone tak teridentifikasi oleh jet tempur F-16 Angkatan Udara Turki, yang juga bisa merupakan Orlan-10.
+ CENTCOM merilis video ofensif udara terhadap target ISIS di Suriah

Setelah terdeteksi, drone tersebut dilaporkan dipantau dan ditangani sesuai dengan prosedur standar pengawasan udara yang diterapkan oleh Turki. Peristiwa ini menarik perhatian karena bukan kasus terisolasi: sepanjang tahun ini, setidaknya satu drone Rusia lainnya dilaporkan telah melintasi wilayah udara Turki, sehingga meningkatkan kekhawatiran Ankara terkait keamanan dan pemantauan perbatasan udaranya.
Sumber dan gambar: Telegram @ClashReport. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
